Suluah.id - Jam kerja belum selesai, mata mulai sepet. Refleks tangan buka aplikasi ojol. “Kopi susu gula aren, less sugar.” Kedengarannya aman.
Padahal, ini kebiasaan yang diam-diam bikin tubuh kerja rodi—terutama ginjal.
Masalahnya Bukan Kopi, Tapi Gulanya
Sebagian besar kopi kekinian mengandung 30–40 gram gula per gelas. Itu setara 6–8 sendok teh. Padahal, batas aman konsumsi gula tambahan menurut World Health Organization adalah maksimal 25 gram per hari untuk manfaat kesehatan jangka panjang.
Artinya, satu gelas saja sudah “over budget”.
Efek Segar yang Menipu
Rasa melek setelah minum kopi manis bukan karena kafein, melainkan lonjakan dopamin akibat gula. Penelitian di jurnal Neuroscience & Biobehavioral Reviews menunjukkan gula memicu respons reward otak yang cepat—tapi singkat.
Sekitar 30–60 menit kemudian, gula darah turun drastis. Hasilnya: makin lemas, makin ngantuk, dan pengin manis lagi. Siklus ini yang bikin kecanduan.
Apa Hubungannya dengan Ginjal?
Ginjal bertugas menyaring darah dan menjaga keseimbangan cairan. Kafein bersifat diuretik ringan (bikin sering pipis), sementara gula tinggi meningkatkan beban filtrasi ginjal.
Kementerian Kesehatan RI mencatat, konsumsi gula berlebih berkontribusi pada obesitas dan diabetes—dua faktor risiko utama penyakit ginjal kronis.
Bukan berarti kopi langsung “merusak” ginjal. Tapi konsumsi gula cair berulang, setiap hari, itu masalah nyata.
Transparansi: hingga kini, belum ada bukti bahwa kopi hitam tanpa gula merusak ginjal pada orang sehat. Yang berisiko adalah pola minum manis kronis, bukan satu dua gelas sesekali.
Realita Gaya Hidup Milenial
Banyak dari kita duduk 8 jam, kurang minum, lalu “menyelesaikan” lelah dengan gula cair. Padahal, rasa ngantuk sering disebabkan dehidrasi ringan atau aliran darah ke otak yang melambat karena terlalu lama duduk.
Solusi Praktis yang Lebih Masuk Akal
1. Pilih Kopi Hitam atau Skip Sekalian
Americano, long black, atau kopi tubruk. Tanpa gula. Lidah bisa dilatih; ginjal tak bisa diganti.
2. Gerak 3 Menit, Bukan Tambah Gula
Coba 20 squat atau jalan cepat ke pantry. Oksigen naik ke otak = lebih melek, tanpa kalori kosong.
3. Air Putih Dingin adalah Booster Asli
Satu gelas besar air dingin sering cukup untuk mengusir kantuk akibat dehidrasi.
Ginjal kamu tidak butuh “self reward” berbentuk gula. Dia cuma butuh air dan kebiasaan yang waras.
Kalau suatu hari kamu sakit, kopi kekinian tidak akan datang menjenguk—tubuhmu yang harus menanggung akibatnya.
(*)



