suluah.id - Membeli saham Rights Issue (HMETD) tanpa menghitung nilai wajarnya ibarat membeli kupon diskon tanpa mengetahui harga barang yang akan ditebus. Terlihat murah, tetapi belum tentu menguntungkan.
Menjelang dimulainya perdagangan COCO-R pada 14 Juli 2026, investor perlu memahami cara sederhana menghitung nilai intrinsik saham rights agar tidak terjebak membeli terlalu mahal atau melewatkan peluang yang menarik.
Rumus yang paling mudah digunakan adalah:
Nilai Intrinsik Saham R = Harga Penutupan Saham Induk − Harga Pelaksanaan (Exercise Price)Pada aksi korporasi PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO), harga pelaksanaan telah ditetapkan sebesar Rp120 per saham. Karena nilainya tetap, faktor yang paling menentukan adalah harga penutupan saham COCO sehari sebelum perdagangan rights dimulai.
Sebagai ilustrasi:
Jika COCO ditutup di Rp150, maka nilai intrinsik COCO-R sekitar Rp30 per lembar.
Jika harga penutupan mencapai Rp165, nilai wajarnya menjadi sekitar Rp45.
Bila COCO menguat ke Rp185, maka nilai teoritis COCO-R meningkat menjadi sekitar Rp65.
Namun, investor perlu memahami bahwa angka tersebut hanyalah nilai teoritis. Harga di pasar dapat bergerak lebih tinggi atau lebih rendah karena dipengaruhi mekanisme supply and demand, likuiditas, sentimen pasar, hingga volatilitas saham induk.
Ada satu risiko yang paling penting diperhatikan. Apabila harga saham COCO turun hingga berada di bawah Rp120, maka secara matematis rights tersebut kehilangan nilai intrinsiknya (out of the money). Dalam kondisi seperti ini, harga saham R berpotensi jatuh hingga mendekati Rp1 per lembar, sebagaimana sering terjadi pada perdagangan HMETD di Bursa Efek Indonesia.
Karena itu, pemegang rights harus menentukan strategi sebelum masa perdagangan berakhir. Pilihannya hanya dua: menebus rights menjadi saham baru dengan membayar Rp120 per saham, atau menjual hak tersebut di pasar agar tidak hangus dan terkena dampak dilusi kepemilikan.
Prinsip perhitungan ini tidak hanya berlaku untuk COCO-R. Rumus yang sama dapat diterapkan pada berbagai aksi Rights Issue emiten lain di Bursa Efek Indonesia (BEI). Investor cukup mengganti harga penutupan saham induk dan harga pelaksanaan sesuai prospektus masing-masing emiten.
Bagi investor pemula, memahami nilai intrinsik rights merupakan langkah awal membangun keputusan investasi yang lebih rasional. Sebelum membeli atau menjual saham R, selalu baca prospektus resmi emiten, pahami jadwal perdagangan HMETD, dan jadikan perhitungan nilai intrinsik sebagai bagian dari proses analisis investasi yang disiplin.
Jangan Asal Beli Saham R, Hitung Dulu Nilai Wajarnya
(*)
(*)


