Aceh Tamiang, suluah.id — Suasana penuh kehangatan mewarnai Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qisro di Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, saat para santri menerima paket berbuka puasa dari Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Wilayah Sumatera Utara bersama mitra donatur D’Besto, pada 23 Februari 2026.
Program berbagi tersebut merupakan bagian dari kegiatan sosial “Ramadhan Berbagi Buka Puasa” yang rutin digelar BSMI untuk membantu masyarakat sekaligus mempererat solidaritas di bulan suci. Dalam kegiatan itu, relawan BSMI Sumut menyalurkan paket makanan siap saji kepada para santri penghafal Al-Qur’an yang sedang menempuh pendidikan di pesantren tersebut.
Koordinator Fundraising BSMI Sumatera Utara, Undani Wanda Putra, mengatakan kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap para santri yang mendedikasikan waktunya untuk mempelajari dan menghafal Al-Qur’an.
“Program ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan sekaligus menambah semangat ibadah bagi para santri selama menjalani Ramadhan. Semoga bantuan yang disalurkan juga menjadi amal jariyah bagi para donatur,” kata Wanda.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh relawan BSMI kepada pihak pesantren dan para santri. Momen tersebut berlangsung sederhana namun sarat makna, ditandai dengan senyum bahagia para santri yang menyambut paket berbuka puasa tersebut.
Secara nasional, kegiatan berbagi makanan berbuka puasa menjadi tradisi sosial yang kuat di masyarakat Indonesia. Data Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menunjukkan bahwa program berbagi makanan selama Ramadhan terus meningkat setiap tahun sebagai bagian dari gerakan filantropi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, BSMI Sumut menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama bagi santri, anak yatim, dan kaum dhuafa, agar Ramadhan dapat dirasakan dengan penuh keberkahan dan kebersamaan. (*)






