Iklan

Herbal Mujarab Saat Terserang Batuk dan Pilek

29 September 2022, 11:39 WIB
doc.pexels


suluah.id -  Imam Ibnu Qoyyim menyebutkan bahwa penyakit-penyakit fisik menyebabkan kelainan sistem metabolisme tubuh sehingga tubuh tidak stabil. Kelainan yang telah menimbulkan bahaya fisik akan menyebabkan sakit. 

Kelainan dapat berupa empat unsur yang simpel, yaitu ketidakseimbangan unsur dingin, panas, lembab dan kering atau karena komplikasi dari panas dan lembab, panas dan kering, dingin dan lembab, dingin dan kering. Itu bisa terjadi karena ada unsur materi yang mengendap dalam tubuh, atau karena hal lain. Batuk seringkali cenderung berunsur dingin.

Sementara menurut penulis Al-Qonun (Ibnu Sina), herbal yang bersifat panas dan kering (berbau aromatik) banyak berfungsi untuk penyakit-penyakit yang berhubungan dengan jantung dan paru-paru. Oleh sebab itu beberapa biji-bijian dan bunga yang harum baunya baik dipergunakan saat batuk dan gangguan pernafasan, antara lain:


Jintan Hitam (Nigella sativa)


"Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya." (Ar-Rahman,55: 12)


Bunga Nigella Sativa (dok. istockphoto)



Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami 'Ubaidullah telah ole menceritakan kepada kami Isra' il dari Manshur dari Khalid bin Sa'd dia berkata; Kami pernah bepergian yang di antaranya terdapat Ghalib bin Abjar, di tengah jalan ia jatuh sakit, ketika sampai di Madinah ia masih menderita sakit, lalu Ibnu Abu 'Atiq menjenguknya dan berkata kepada kami; "Hendaknya kalian memberinya habbatus sauda' (jintan hitam), ambillah lima atau tujuh biji, lalu tumbuklah hingga halus, setelah itu teteskanlah di hidungnya di sertai dengan tetesan minyak sebelah sini dan sebelah sini, karena sesungguhnya Aisyah pernah menceritakan kepadaku bahwa dia mendengar Nabi bersabda: 'Sesungguhnya habbatus sauda' ini adalah obat dari segala macam penyakit kecuali saam.' Aku bertanya; 'Apakah saam itu?" Beliau menjawab: 'Kematian'."

Habbatussauda (biji jinten hitam) adalah herbal aromatik yang bersifat panas dan kering pada tingkatan ketiga. Jintan hitam mengandung Nigellion dan Timocinon yang berfungsi sebagai anti histamin/anti alergi, antioksidan, anti infektif dan broncodialating (melonggarkan tenggorokan). 


Biji Nigella Sativa ( dok. pexels)



Selain itu juga kaya akan sumber asam lemak tak jenuh seperti asam linoleat, arakidat, eikosanoat dan asam lemak rantai sedang seperti asam miristat, palmitat dan stearat yang membantu tubuh mencegah infeksi, meningkatkan sistem kekebalan dan mengendalikan reaksi alergis.

Dalam buku Mukjizat kedokteran Nabi disebutkan sebuah studi yang dilakukan di Amerika Serikat menunjukkan bahwa mengkonsumsi satu gram biji habbatussauda, dua kali sehari dapat membangkitkan sistem kekebalan tubuh.

Ibnu Qoyyim mengatakan, apabila minyak jintan hitam diminum satu sendok bersama air bisa menghilangkan sesak nafas dan sejenisnya. Jika disangrai, lalu ditumbuk halus kemudian dicampurkan dengan minyak zaitun, dan diteteskan di lubang hidung tiga atau empat kali, bisa mengatasi pilek yang disertai banyak bersin-bersin.


Jahe (Zingiber officinale)


"Di dalam surga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah jahe..." - Al-Insan [76]: 17

Menurut Ibnu Qoyyim, jahe (zanjabil) bersifat panas pada tingkatan kedua dan lembab pada tingkatan pertama. Sifat khas jahe disebabkan adanya minyak atsiri dan oleoresin. Aroma harum jahe disebabkan oleh minyak atsiri, sedangkan oleoresinnya menyebabkan rasa pedas. 


Jahe (doc.pexels)



Komponen utama minyak atsiri jahe yang menyebabkan bau harum adalah zingiberen dan zingiberol. Dalam pengobatan tradisional Asia, jahe dipakai untuk mengobati selesma, batuk, diare dan penyakit radang sendi tulang seperti artritis.Jahe juga dipakai untuk meningkatkan pembersihan tubuh melalui keringat.

Apabila rimpang jahe ditumbuk dan direbus dalam air mendidih selama lebih kurang 2 jam, kemudian airnya diminum dapat berfungsi sebagai obat untuk memperkuat pencernaan makanan dan mengusir gas di dalamnya, mengobati hati yang membengkak, batuk dan demam.


Kencur (Kaempferia galanga)

Sahabat Batuk dan Pilek

Rimpang kencur memiliki aroma yang spesifik. Sel daun kencur dan rimpang kencur mengandung minyak atsiri. Selain itu rimpang kencur juga mengandung senyawa kimia di antaranya kamfer, borneol, sineol dan etil alcohol. 


Kencur (doc.pexels)


Penggunaan kencur untuk mengatasi influenza dan batuk adalah dengan menggunakan satu buah rimpang kencur sebesar ibu jari dan garam secukupnya, lalu kencur dikuliti bersih. Kencur kemudian digerus bersama garam dan segelas air putih hangat. Air perasannya diminum dengan dosis dua kali sehari. Untuk bayi berikan beberapa tetes air kencur, dan baik juga air kencur diseduh bersama air lalu dipadu dengan madu.



Eukaliptus (Eucalyptus globulus)


"Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur, "- Al-Insan [76]: 5

Minyak dari daun eukaliptus dapat digunakan sebagai pembersih, pewangi, dan dalam jumlah kecil dalam suplemen makanan; terutama permen, cough drops, dan decongestants.


Eucalyptus (doc.pexels)



Minyak eukaliptus dapat dipergunakan pada kondisi batuk sebagai aroma terapi yang dicampurkan dalam air panas dan dihirup uapnya. Dapat juga dicampur dengan minyak oregano sebagai terapi uap.



Oregano (Origanum vulgare)


Rasulullah bersabda, "Konsumsilah oregano (bardagusy), karena oregano bagus untuk obat penyakit hidung." (Dhaif Al-Jami' [3781]).

Sifat oregano (bardagusy/ marzanjusy) adalah panas pada tingkatan ketiga dan kering pada tingkatan kedua. Kandungan kimia utama dari oregano adalah karvakrol, thimol, limonene, pinen, okimen, dan kariopilen. Daun dan pucuk bunganya adalah aniseptik kuat, selain itu berguna sebagai antispasmodik, peluruh keringat, ekspektoran, dan sebagai tonik (penguat tubuh). 


Oregano ( doc. istockphoto)


Ibnu Qoyyim menyebutkan, bila dihirup dapat meredakan pusing pusing akibat hawa dingin atau kerena pengaruh dahak, unsure hitam, pilek dan angin duduk. Bagian oregano yang digunakan adalah daun, bunga, dan batangnya.

Penggunaan daun oregano sebagai pereda batuk yang bersifat ekspektoran (peluruh dahak) adalah sebanyak satu sendok teh (+ 3 gram) untuk takaran satu gelas air mendidih. Setelah dicampurkan, gelas ditutup selama tiga menit kemudian disaring. Airnya diminum pagi dan sore hari, dapat juga ditambahkan madu.


Madu (Mel depuratum)


"Madu adalah penawar bagi setiap penyakit, dan Al-Qur'an adalah penawar bagi penyakit yang terdapat di dalam dada (hati), maka hendaklah kalian menggunakan dua terapi penyembuhan penyakit yaitu dengan madu dan Al Qur'an."- H.R. Ibnu Majah dan Hakim -


Madu (doc.pexels)



Madu bersifat panas. Ibnu Qoyyim mengatakan, madu dapat menetralisisr kelembaban tubuh, baik dengan cara dikonsumsi ataupun dioleskan. Madu amat bermanfaat bagi mereka yang memiliki keluhan pada dahak atau yang metabolismenya cenderung lembab dan dingin. Nabi biasa meminum madu dicampur dengan air, untuk membersihkan air liur.

Penggunaan madu sebagai pereda batuk atau radang tenggorokan dapat dicampurkan dengan air dan jeruk nipis dan diminum tiga kali sehari minimal setengah jam sebelum makan.


Cabai merah Besar (Capsicum annuum)


Cabai merah bersifat panas dan mengandung vitamin C yang cukup tinggi. Namun cabai harus dikonsumsi secukupnya saja agar tidak terjadi nyeri lambung. Capsaicin yang terdapat di cabai dapat membantu meningkatkan sirkulasi, memberikan nutrisi dan vitamin untuk sel yang terinfeksi. Panas capsaicin juga dapat membantu mengurangi sumbatan di dada dan rongga hidung. 

Cabai Merah (doc.pexels)


Daging dan bubuknya adalah stimulan yang sangat kuat, melancarkan sirkulasi tubuh, serta memberikan kehangatan dan vitalitas pada seluruh tubuh. Rempah cabai merah berfungsi sebagai dekongestan (melebarkan saluran nafas) dan ekspektoran (peluruh dahak).

Untuk mengobati batuk-pilek atau sakit tenggorokan, dapat menggunakan sedikit bubuk cabai merah pada jus lemon, lalu campurkan dengan air hangat dan tambahkan madu sebagai pemanis. Larutan ini dapat diminum tiga kali sehari. Penggunaan cabai disarankan agar membuang bijinya terlebih dahulu. Pemakaian cabai dosis tinggi tidak dianjurkan bagi ibu hamil dan yang sedang menyusui.


Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia)


"Perumpamaan seorang mukmin yang membaca Al-Qur'an seperti Atrujjah (jeruk), rasanya enak dan baunya pun harum."

Jeruk nipis adalah bagian dari jenis jeruk yang rasanya cenderung asam. Ibnu Qoyyim menyebutkan, jeruk terdiri dari empat macam materi, yaitu kulit, daging (isi), zat asam, dan biji. Masing-masing materi memiliki keistimewaan sendiri-sendiri. Kulitnya berunsur panas dan kering, dagingnya berunsur panas dan lembab, zat asamnya berunsur dingin dan kering, sedangkan bijinya berunsur panas dan kering.


Jeruk Nipis (doc.pexels)



Penggunaan jeruk nipis dapat dengan mengambil satu buah jeruk nipis dicuci, diperas, dicampur dengan 1 sendok makan madu dan sedikit garam, aduk hingga rata lalu disaring. Diminum 2-3 kali sehari. Atau perasan jeruk nipis ditambah sepotong gula batu/ madu lalu diaduk hingga rata, diminum 1 kali sehari sampai sembuh. Ramuan ini dapat diminum pada saat perut kosong.

Sementara bagi anak usia 2 tahun dapat diberikan 1,5 sendok makan air jeruk nipis ditambahkan 4 sendok makan madu murni Serta 5 sendok makan air matang yang dicampur dan dipanaskan. Airnya diminum selagi hangat empat kali sehari satu sendok makan. Bagi anak usia 3-5 tahun diminum empat kali sehari 1,5 sendok makan.


Pala (Myristica fragrans)


Pala merupakan rempah asli Indonesia. Kulit dan daging buah pala mengandung minyak atsiri dan zat samak, sedangkan bunga pala mengandung minyak atsiri, zat samak, dan zat pati. Biji pala memiliki kandungan minyak atsiri, saponin, miristisin, elemisi, enzim lipase, pektin, lemonena, dan asam oleanolat. Kandungan kimianya dapat menjadi solusi alami untuk meredakan stress dan gangguan insomnia.


Biji dan Bubuk Buah Pala (doc.pexels)


Untuk dipergunakan saat batuk, buah pala dapat dicampur dengan segenggam bunga belimbing wuluh, satu siung bawang merah, satu sendok makan gula batu dan segelas air matang. Sebelum dicampurkan, terlebih dahulu bahan-bahan dicuci. Lalu bawang merah diiris menjadi empat, buah pala ditumbuk.

Seluruh bahan dimasukkan dalam mangkok, kemudian dikukus. Setelah dikukus, bahan tersebut diperas/ disaring lalu dicampur dengan air matang. Air saringan kukusan dapat diminum pagi dan malam.



Selasih (Ocimum basilicum)


"Jika salah seorang dari kalian diberi bunga raihan (selasih), janganlah menolaknya, karena dia berasal dari surga." (H.R. Tirmidzi)

Meskipun belum ada studi klinis mengenai efek psikologis selasih (raihan) pada manusia, namun sudah banyak yang membuktikan khasiatnya sebagai pereda stress.


Biji Selasih (doc.google image )


Sebuah laporan mengumumkan hasil penelitian yang menunjukkan khasiat tanaman yang mirip kemangi ini sebagai penurun hormon stress. Juga tercatat adanya kesembuhan stres secara cepat. Selasih juga telah digunakan sebagai ekspektoran.

Bagian selasih yang biasa digunakan adalah daun, bunga, dan bijinya. Minyak selasih mengandung ocimene, champore dan atsiri. Teh daun selasih biasa diminum untuk menyembuhkan segala jenis batuk, demam malaria, gangguan pencernaan, penambah napsu makan dan tak enak badan. Namun selasih tidak cocok diminum bagi penderita reumatik. (Rilis/Dihimpun dari Berbagai Sumber)
Komentar
Mari berkomentar secara cerdas, dewasa, dan menjelaskan. #JernihBerkomentar
  • Herbal Mujarab Saat Terserang Batuk dan Pilek

Iklan